Fri. Sep 25th, 2020

Naratama Online

Cepat, Tepat dan Tuntas

Proyek P3A di Desa Marbulang Kec. Silaen Kab.Toba Di Duga Sarat Dengan Korupsi

2 min read

Toba, naratamaonline

Puluhan titik saluran irigasi di kabupaten Toba yang diprogram pemerintah melalui proyek Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), sangat jauh cenderung menyimpang dalam melaksanakan pekerjaannya.

“Saat ini penyediaan sarana dan prasarana pertanian yang lebih memadai menjadi fokus dalam peningkatan produksi pangan, diantaranya melalui pembangunan atau rehabilitasi jaringan irigasi.” Untuk diketahui, pentingnya peran P3A disebutkan dalam undang-undang nomor 7 tahun 2004, dimana petani diberi wewenang dan tanggung jawab pemeliharaan ditingkat usaha tani.

Sedangkan pentingnya penguatan atau pemberdayaan petani pemakai air (P3A) juga tertulis dalam regulasi khusus,yaitu peraturan pemerintah (PP) nomor 38 tahun 2007 yang mengamanatkan pembinaan dan pemberdayaan P3A menjadi tanggung jawab instansi pemerintah daerah yang membidangi ketahanan pangan.

“Namun pelaksanaan proyek P3A di desa Marbulang kecamatan Silaen Kabupaten Toba, pelaksanaan kegiatan pembuatan jaringan irigasi yang dikelola oleh kelompok tani Mualna Pitu di duga amburadul alias asal-asalan.

Menurut pantauan dan keterangan dari ketua ormas Laskar Merah Putih kabupaten Toba, Bresman Simangunson, ST kepada media NaratamaOnline-Toba. “Beberapa proyek yang dikelola oleh kelompok P3A diKabupaten Toba di duga semuanya merugikan keuangan negara, dan hanya mengambil keuntungan perorangan tanpa memperdulikan kwalitas bangunan yang juga dikarenakan minimnya pengawasan dari pihak BWS Sumatera II.

Sementara untuk membenarkannya, media NaratamaOnline-Toba yang di dampingi wakil ketua LSM GO TOPAN AD kabupaten Toba, Hamka Sitorus pada Sabtu (10/08/2020) turun langsung kelapangan.

Hasil pantauan kita dilapangan “Hamka Sitorus mengatakan pekerjaan irigasi yang dikelola oleh kelompok tani P3A Mualna Pitu Desa Marbulang Kecamatan Silaen Kabupaten Toba terkesan asal jadi.

Karena pekerjaannya jauh menyimpang dari bastek dan kuat dugaan pekerjaan jaringan irigasi yang dikelola oleh kelompok tani Mualna Pitu yang diberi nama P3A sarat dengan korupsi”ucapnya. (F.M)

redesained by j@uhar | Newsphere by AF themes.