Sun. Sep 20th, 2020

Naratama Online

Cepat, Tepat dan Tuntas

Cegah Corona : Desa Cibadak Pakai Dana Covid-19 Untuk Belikan APD

2 min read

Tangerang, naratamaonline

Bantuan dari Desa Cibadak ini, diambil dari Dana Desa (DD) untuk memberikan bantuan Alat Perlindungan Diri (APD) guna mencegah meluasnya wabah virus corona di Desa Cibadak terkhusus di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Jum’at (5/6/2020).

Hal ini diungkapkan Kepala Desa (Kades) Cibadak Adi Sopain (Kovek) kepada wartawan, Menurutnya, bahwa, kita terus mengedukasi masyarakat sesuai himbauan dari pemerintah, Dengan mengimbau masyarakat untuk tidak berkumpul dalam jumlah banyak, menjaga jarak (physical distancing), rajin mencuci tangan, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta tidak bepergian ke kota-kota yang sudah terjangkit Covid-19.

Dan Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

“Dalam rangka pencegahan Covid-19, kami juga mengajak masyarakat untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah cara yang paling ampuh untuk membunuh virus. Namun, apabila tidak bisa mencuci tangan segera, maka bisa menggunakan cairan pembersih tangan dengan bijak dan aman,” ucapnya.

Kepala Desa Cibadak juga berharap, kepada masyarakat mengikuti himbauan pemerintah. Misalnya saat keluar rumah wajib memakai masker, memabawa cairan hand sanitizer, dan kelengkapan pribadi lainnya.

“Mohon doanya agar Desa Cibadak Kecamatan Cikupa tetap aman dan bebas dari bahaya wabah Covid-19, dan Semoga APD ini bisa bermanfaat dan berguna bagi relawan di Posko Desa Cibadak dalam menanggulangi covid- 19,” sebut Pria Yang Aktiv Sebagai Pengurus KNPI Kabupaten Tangerang.

Untuk diketahui, Dana Covid-19 yang sudah disalurkan ke desa Cibadak dengan anggaran Rp.50.000.0000, (Lima Puluh Juta Rupiah) Dibelikan untuk cairan disinfektan (6) drigen, alat semprot, hand sanitizer (200) liter, masker (50) kodi, cairan disinfektan (4) drigen, thermogun 4 pcs, spanduk 25 pcs, alat pelindung diri (APD) sepatu bot, dan kacamata untuk petugas yang bagian untuk menyemprotan menggunakan alat disinfektan.

“Selama 2 Minggu, kami sudah bekerja untuk menyemprotkan cairan disinfektan ke beberapa RT dan RW, serta masjid, musholla, majlis ta’lim, sekolah, balai RT dan RW, Pos Ronda, titik keramaian, karena desa Cibadak dekat dengan jalan utama Nasional menuju Serang – Jakarta,” paparnya.

Tak hanya aksi penyemprotan, kegiatan dibarengi sosialisasi kebijakan pemerintah terkait Covid-19. Melalui pengeras suara, petugas desa cibadak berkeliling wilayah desa mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Seperti yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah, kami juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, dan interaksi dengan masyarakat lain dalam keramaian,” tegasnya.

Komitmen Desa Cibadak mencegah penyebaran virus makin meluas juga dibuktikan dengan menghentikan beberapa kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa dalam jumlah banyak. Di antaranya kegiatan peringatan Hari besar, kegiatan pasar malam, dan menyetop sementara kegiatan PKK.

“Khusus warga yang baru pulang dari luar kota, kami minta mereka periksa ke Puskesmas atau rumah sakit, Kami sudah koordinasi dengan Puskesmas Cikupa untuk sama-sama memaksimalkan  gerakan melawan virus corona,” ujarnya.

Tak hanya kegiatan preventif, pihaknya juga melakukan tindakan pemantauan masyarakat yang baru tiba dari luar kota.
(Mad Sutisna)

redesained by j@uhar | Newsphere by AF themes.