Fri. Sep 18th, 2020

Naratama Online

Cepat, Tepat dan Tuntas

OKNUM SEKDES PARSAORAN SIBISA DIDUGA POLIGAMI

1 min read

Toba, naratamaonline

Rio Sitorus, oknum Sekretaris Desa (Sekdes) di Desa Parsaoran Sibisa, kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba disinyalir memiliki dua (2) istri. Meski laki-laki yang bekerja sebagai Sekdes dan sudah menjadi Aparatur Sipil Negeri (ASN) ini di perbolehkan berpoligami, namun PNS itu di duga melanggar prosedur.

Selain itu, istri pertama dan istri kedua juga berstatus sebagai ASN. Sementara dalam aturan, wanita yang bekerja sebagai ASN tidak diperbolehkan menjadi istri kedua, ketiga atau keempat.

Sebagaimana diatur dalam pasal 4 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi ASN.

Saat dikomfirmasi awak media Naratamaonline Toba melalui telepon selulernya “Rio Sitorus” menjawab bertele-tele dan spontan menutup telepon genggamnya, Selasa (31/03).

D. Manurung salah seorang warga dan juga sebagai Ketua LSM LINGKARI kabupaten Toba, mengatakan sangat menyesalkan ulah Sekdes dan istri simpanannya ini “karena ini sudah nyata melanggar PP-45/1990 yang berbunyi Wanita tidak diperbolehkan menjadi istri kedua, ketiga atau keempat, baik oleh pria (ASN) maupun bukan (Pasal 4), Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut di ancam dengan sanksi Pemecatan”.

Selain dari pada itu, Sanksi Pidana terhadap pelanggaran aturan Poligami juga terdapat dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia.

Sebagaimana di sebutkan dalam Pasal (279), orang yang melakukan Poligami tanpa prosedur di hukum dengan Penjara selama-lamanya (5) Tahun.

Ditambah lagi, D. Manurung “saya sebagai salah satu control sosial di Toba ini, siap untuk melaporkan si Oknum Sekdes ke pihak Kepolisian dan ke pihak lain yang di anggap perlu” ujarnya menutup. (Selasa 31 Maret 2020)

(Frengki)

redesained by j@uhar | Newsphere by AF themes.