Tue. Sep 29th, 2020

Naratama Online

Cepat, Tepat dan Tuntas

TOBA PULP LESTARI DUKUNG PEMBERDAYAAN PETANI KOPI DI DESA SIRUAR

2 min read

Toba, naratamaonline

Dalam rangka meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, khususnya para petani kopi, PT. Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL) memberikan bantuan 500 bibit 4000 benih kopi, serta pengadaan peralatan pembuatan rumah bibit juga penjemuran kopi kepada Kelompok Tani kopi di Desa -Siantar Utara, Kecamatan-Parmaksian, Kabupaten-Toba, Sumatera Utara pada Rabu (18/03).
Program pemberian bantuan bibit kopi ini merupakan salah satu program utama dari Community Development (CD) TPL, dikarenakan mayoritas masyarakat di Desa-Siruar bekerja sebagai petani kopi. Selama ini, masyarakat masih belum mengetahui mengenai jenis kopi dan varietas yang digunakan.

Bekerja sama dengan Indonesia Coffee and Cocoa Research Institute (ICCRI) di Jember, Jawa Timur, yang akan memberikan pelatihan, budidaya dan juga pasca panen.
Ramida Siringoringo selaku manager CD TPL mengatakan bahwa sebelumnya, PT. Toba Pulp Lestari telah melakukanpelatihan kepada 89 petani kopi di Siruar dan program ini merupakan program lanjutannya.

Telah dipilih lima belas orang petani aktif yang akan mengikuti program ini.
“Tujuan kedepannya aalah agar program ini dapat berkelanjutan sehingga para petani menjadi mandiri dan dapat meningkatkan perekonomiannya”ujar Ramida.
Camat Parmaksian,Paiman Butarbutar juga mengapresiasi atas bantuan yang diberikan oleh PT. TPL,Paiman berharap bahwa masyarakat yakin dengan program ini, dapat membantu mereka untuk meningkatkan taraf kehidupan mereka.

Sebagai Ketua Kelompok Petani Kopi di Desa Siruar, Marojahan Simangunsong mengaku bahwa sebelumnya, para petani kopi di Siruar hanya bertani kopi secara tradisional saja dan mengandalkan pengetahuan yang diperoleh secara turun temurun.

Marojahan juga mengatakan bahwa dengan adanya program ini, mereka berharap akan memberikan pengetahuan baru sehingga mereka bisa lebih baik dan mandiri untuk selanjutnya
“Terimakasih TPL, harapan kami dengan adanya program ini, pendapatan petani di Desa Siruar dapat meningkat dan dengan pendampingan dari TPL, pemahaman kami mengenai kopi semakin berkembang dan kami bisa menjadi petani kopi yang mandiri”ujar Marojahan”.

(Frengki)

redesained by j@uhar | Newsphere by AF themes.