Sun. Jul 5th, 2020

Naratama Online

Cepat, Tepat dan Tuntas

“Antisipasi gagal panen, Pemerintah Kabupaten Toba Tangani Kekeringan dengan cara Pompanisasi”

1 min read

Toba, naratamaonline

Kekeringan di musim kemarau juga melanda lahan persawahan di kecamatan-Parmaksian, kabupaten-Toba.

Namun dengan penanganan yang cepat lahan yang berkisar kurang lebih 60 ha, milik kelompok tani “Perjuangan Sadalan” desa-Bius Gu Barat, Kecamatan-Parmaksian, Kabupaten-Toba yang terdampak kekeringan, akhirnya bisa dialiri air dengan cara Pompanisasi.

Pantauan awak media ke lokasi persawahan yang terdampak kekeringan namun masih bisa dialiri air melalui Pompanisasi sejauh mana perkembangan dan pengamatan di kecamatan-Parmaksian agar tanaman padi tetap tumbuh di musim kemarau ini “ujar Paiman Butar-Butar selaku Camat di Parmaksian.

Sementara itu, tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Winston Sinaga,mengatakan kelompok tani “Perjuangan Sa dalan” diberi hak pinjam pakai oleh Dinas pertanian Kabupaten-Toba selaku pemilik pompa air tersebut dengan ala cuma-cuma dan dimana biaya operasional pompa air juga ditanggung Paiman Butar-Butar (Camat-Parmaksian)
Kegiatan Pompanisasi yang pelaksanaannya sudah berjalan selama dua hari (09-10 maret 2020) dan ditinjau langsung oleh bupati Toba, Ir. Darwin Siagian, yang didampingi sejumlah pejabatnya seperti, Jerry Silaen, Mintar Manurung, Pontas Batubara, Wallen Hutahaean dan yang lainnya.

Kita sudah melihat bahwa melalui Pompanisasi dapat menarik air dari sumber-sumber air terdekat baik dari sungai besar maupun sungai kecil. Puji Tuhan hasilnya cukup signifikan bisa mengalirkan air ke sawah-sawah yang berpotensi kekeringan.

Semoga dengan cara seperti ini dapat meringankan beban petani dan membawa hasil yang baik, walaupun dengan kondisi cuaca yang ekstrim “ungkap Jerry mengaharap”(Selasa 10 maret 2020). (Frenky)

redesained by j@uhar | Newsphere by AF themes.