Tue. Sep 29th, 2020

Naratama Online

Cepat, Tepat dan Tuntas

Kepsek SMPN 1 Porsea diduga Aniaya Puluhan Siswa

2 min read

Tobasa, naratamaonline

Dugaan Tindakan Kekerasan yang dilakukan terhadap siswa/i kini terjadi di lingkungan Sekolah SMPN 1 PORSEA, oleh salah seorang oknum Kepala Sekolah (Kepsek) yang berinisial BS, Tindakan Brutal dan tidak terpuji ini dadakan menjadi viral oleh Akun FB nya Ketua Laskar Merah Putih Tobasa.

Aksi Pemukulan itu terjadi di ruangan belajar dan juga di toilet Perempuan pada Hari Selasa 03 Maret 2020 pada saat jam pelajaran Olah raga,Sebanyak 14 siswa/i yang diduga terkena Pukulan dan gamparan tangan Kepsek Beduan Siahaan yang sekaligus beliau & Pembina Forki dan Pelatih Karena di kabupaten Tobasa.

Peristiwa tersebut terjadi, saat siswa/i mengikuti mata pelajaran Olah raga, namun pada saat itu sedang berlangsung Stimulasi ujian Nasional, yang kemudian Pelajaran Olahraga tersebut dipindahkan kesalah satu Ruanga agar tidak mengganggu perserta yang mengikuti ujian, namun pada saat itu guru Olahraga tidak hadir sehingga siswa bermain dan ribut di dalam kelas tersebut sehingga tiba-tiba datanglah Kepsek yang baru beberapa bulan menjabat dan bertugas di sekolah ini dan langsung memukul dan menggampar beberapa siswi hingga mengakibatkan sempoyongan dan memar di bagian tangan juga sampai menghajar beberapa siswi Perempuan yang ada di toilet Perempuan.

Harry Manurung sebagai ketua Laskar Merah Putih Tobasa yang sekaligus pengiat sosial mengencam keras perbuatan dan tindakan yang dilakukan Kepsek SMPN 1 PORSEA Ini, karena menurut Harry kepada media naratamaonline tindakan dan Perlakuan BS, sebagai Kepala sekolah sudah sangat melampaui batas kategori Pendidik.

Akibat Beduan memukul dan menggampar siswa/i pada saat Pelajar Olahraga dan tanpa di dampingi guru kelas atau kesiswaan dan tindakannya sangat brutal dan membabi buta padahal Beduan baru 2 bulan menjabat sebagai kepala Sekolah di SMPN 1 PORSEA Yang sebelumnya dia di nonjobkan karena kasus yang sama dan melakukan Praktek pemunglian tegas Harry.

Hal senadapun disampaikan oleh Sekum PP’59 Kabupaten Tobasa Robert Manurung Kepada Media NaratamaOnline, bahwa Robert sangat menyesalkan perbuatan dan Perlakuan kasar dari Kepsek SMPN 1 PORSEA yang sekaligus beliau adalah Pembina Karate di Forki Tobasa, dan hal ini pun Menurut Sekum PP 59 TOBASA ini adalah perbuatan sudah pernah terjadi sebelumnya di sekolah sebelumnya sehingga Beduan Siahaan di non job kan, dan membuat malu dan cemar dunia Pendidikan di Kabupaten Tobasa dan Dia (Robert) meminta ketegasan dari Kepala Dinas Pendidikan Tobasa agar segera di Panggil dan memecatnya, tegas Robert.

Ketika di konfirmasikan melalui Kabid Tendik Kamis 05932020, Candra Tambunan mengatakan kepada Kabiro NaratamaOnline yang di dampingi oleh Sekum PP’59 Kabupaten Tobasa akan segera memanggil dan memeriksa Beduan Siahaan terkait laporan dugaan Pemukulan dan Penamparan terhadap siswa/i nya dan Dia (Candra) berjanji segera menyelesaikan sesuai SOP yang ada ujar Candra Tambunan Mengatakan kepada NaratamaOnline diruang kerjanya. (Kabiro Tobasa)

redesained by j@uhar | Newsphere by AF themes.