Mon. Jul 6th, 2020

Naratama Online

Cepat, Tepat dan Tuntas

Kali Wae Nenda Miliki Rabat Beton Ber’air

1 min read

Matim, naratamaonline

Melintasi kali Wae Nenda, di Lamba Leda, Flores NTT, jalur penghubung empat desa ini yaitu:
1.Desa Lencur
2.Desa Golo Nimbung
3.Desa Golo Lebur
4.Desa Haju Wagi

Miliki jembatan yang dikerjakan oleh kontraktor yang tak bertanggung jawab, pembuatan terowongan kali Wae Nenda justru dibuat rabat ditengah badan sungai yang masih dalam kondisi air mengalir.

Nasib Rabat ini nasibnya takan lama lagi bertahan mengapung diatas air kali Wae Nenda, hingga dapat menimbulkan hanyut ke tepi pantai bagian utara lamba leda Matim, flores NTT.

Kinerja Pemda hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) di komentari beberapa sumber masyarakat, belum ada penutupan, ini salah satu pekerjaan rumah untuk pemda Matim agar pembagunan lebih terarah dan kualitas infrastruktur.

APBD Matim yg tidak besar berbanding terbalik dengan kualitas pembangunan yang amburadul, demi meraup keuntungan pribadi secara curang, ungkap sumber masyarakat yang identitasnya dirahasiakan.

Pemantauan naratamaonline
13/12/2019, Rabat beton posisinya berada diatas permukaan air kali Wae Nenda, ke bagian kanan arah kampung Rongkam, desa Golo Nimbung, rabat kian terkikis air dan diduga tak lama lagi akan ambruk.

Menurut warga sekitar kali wae nenda, mengatakan ini ulah kontraktor nakal, seharusnya sudah di black list.

Lalu yang salah itu siapa?
tim surfei lapangan harus jeli melihat kondisi medan di lapangan, tambah bapa tua tersebut.

Disengajai atau tak sesuai RAB, ini harus dibongkar pihak pemda karena tidak tepat guna.

Liputan: Afri cundul

redesained by j@uhar | Newsphere by AF themes.