Tue. Sep 29th, 2020

Naratama Online

Cepat, Tepat dan Tuntas

DPUPR Banten Rampungkan Pembangunan Jalan Beton Menuju Negeri di Atas Awan

2 min read

Banten, naratamaonline

Sejak membumingnya Negeri di Atas Awan hingga seantero Nusantara, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, memfokuskan infrastruktur pembangunan jalan betonisasi.

Pembangunan jalan menuju tempat wisata ‘Negeri di Atas Awan” yang terletak di Gunung Luhur berada di ruas jalan Cipanas-Warung Banten Kabupaten Lebak walaupun sempat terkendala dengan medan yang sulit.
Secara keseluruhan pembangunan betonisasi sudah memasuki tahap finisng.

Hal ini dikatakan Roby Cahyadi “Sekretaris DPUPR Banten”, progres pembangunan jalan tersebut per 1 Oktober 2019 diperkirakan baru mencapai 90,6 persen dari target 8 kilometer.

Pembangunan jalan tersebut dimulai dari Warung Banten sampai pertigaan Ciparay/Cikumpay. Namun secara keseluruhan pembangunan ruas jalan Cipanas-Warung Banten ditargetkan selesai pertengahan Desember 2019.

Memang kita tahukan medan di jalur menuju Gunung Luhur itu cukup sulit. Terutama saat mengankut pasokan material bahan bakunya itu. Misalnya angkutan sebenarnya muat 7 ton, tapi  paling bisa bawa 4 ton. Kalau dipaksakan full kendaraan pengankut bisa terguling, terangnya.

Menurutnya, saat ini jalan menuju wisata yang sempat viral tersebut sudah dibeton lantai dasar (B0). Terdapat dua pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten yang ditarget rampung pertengahan Desember 2019. Kedua paket pekerjaan tersebut yaitu pembangunan jalan Tanjung Lesung-Sumur dan Cipanas-Warung Banten.

“Gunung Luhur ini B0-nya sudah. Karena ada program prioritas pak Gubernur serta pembuatan masjid di sana. Jadi sekarang sudah enggak berdebu lagi,” imbuhnya.

Diketahui berdasarkan arahan Gubernur Banten seluruh pekerjaan harus sudah selesai pada 29 November 2019.

“Kami mendorong untuk ada pengecualian, asalkan bisa meyakinkan bahwa pekerjaan itu selesai pertengahan Desember.

“Memang ada kendala lahannya sempit. Tentu saja kami ingin tahun ini pekerjaan selesai karena melihat antusias masyarakat sangat tinggi untuk menikmati pemandangan negeri di Atas Awan,” katanya. (Adv)

redesained by j@uhar | Newsphere by AF themes.