Fri. Sep 18th, 2020

Naratama Online

Cepat, Tepat dan Tuntas

Rumah Terbakar Saat Pemilik Tidur

2 min read

Tangerang, naratamaonline

Seorang warga Perumahan Griya Serpong Asri Suradita, Blok B5, RT 06/RW 05, Desa Suradita, Kecamatan Cisauk yang bernama Tongkat Pamuji (54) tewas dalam peristiwa kebakaran, Senin (18/11) dini hari. Api yang menghanguskan rumah senilai Rp 150 Juta itu, diduga berasal dari arus pendek listrik.

Komandan Regu Pemadan Kebakaran pad Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangetang, Margono Agus mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 02:30 wib, disaat penghuni rumah sedang tertidur lelap, sehingga ketika api yang besar mulai menjilat rumah Pamuji sedikit demi sedikit, Pemilik tidak mengetahuinya.

Margono menduga, ketika korban sadar terjadi kebakaran, korban segera menyelamatkan diri dari kobaran api. Berlari ke kamar mandi, namun karena api terus membesar, Pamuji (korban) terjebak didalam tidak bisa keluar hingga menghembuskan nafas terakhir.

“Kemungkinan korban ini sedang tertidur lelap, ketika bangun, api sudah sangat besar. Korban diduga berusaha menyelamatkan diri dengan pergi ke kamar mandi, soalnya mayat ditemukan sedanf berada dikamar mandi, ” kata Margono kepada Wartawan.

Margono mengatakan, untuk memadamkan api besar yang membakar tmpat tinggal Pamuji, pihaknya membutuhkan waktu selama 3 jam, dengan menurunkan 2 mobil pemadam kebakaran dan 1 mobil tangki air, dari unit 00 dan Pos Kelapa Dua. Agus mengatakan, warga yang terbangun sempat merasakan kepanikan dan berusaha untuk memadamkan api dengan alat yang seadanya, sebelum tim pemadam kebakaran tiba.

Dia menduga, kebakaran teraebut dipicu arus pendek listrik. Dia juga menghimbau agar selalu berhati-hati terhadap penggunaan cating, karena sering menyebabkan korsleting listrik yang berujung terjadinya kebakaran.

“1 unit mobil pemadan dan tangku air dari unit 00, 1 unit mobil pemadam dari pos Kelapa Dua. Kami sudah selalu menghimbau agar tidak menggunakan cating yang bisa menyebabkan korsleting listrik, katanya. Sebelum kami tiba di TKP warga bergotong-royong untu memadamkan api agar tidak menjalar kerumah warga lainnya, kami juga selalu ingatkan warga untuk selalu hati-hati,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menambahkan, dalam peristiwa kebakaran tersebut. Selain memakan korban jiwa, pemilik juga ditaksir mengalami kerugian hingga mencapa Rp 150 Juta.

“Adapun kerugian atas kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah tinggal tersebut, mencapai Rp 150 Juta,” katanya.
(Mad sutisna)

redesained by j@uhar | Newsphere by AF themes.