Tue. Sep 29th, 2020

Naratama Online

Cepat, Tepat dan Tuntas

Kadis Dukcapil Tobasa Tabrak Puluhan Motor Di Acara Pesta

2 min read

Tobasa, naratamaonline

Sabtu 09/11/2019 di dusun Bonan dolok Luban Robekan, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba Samosir. Tidak Jauh dari Rumah Keluarga tempat Tinggalnya Bonar Butar-butar Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (KADISDUKCAPIL) Toba Samosir sedang berjalan Pesta Adat.

Namun sejak pagi hingga Siang kendaraan roda dua atau biasa disebut (Kareta) itu sudah mulai ramai di pinggir jalan Rabat Beton dari aset Pemerintah. ada beberapa Saksi yang mengutarakan kesaksiannya pada naratamaOnline, bahwa diri sangat jelas melihat datangnya mobil dari atas dengan kecepatan tinggi,sementara kondisi jalanpun pas pengkolan dan banyak sepeda motor yang parkir di rumah yang melangsungkan pesta. Ramadhan sitorus warga desa Lumban Katong yang motornyapun tertabrak, iya geram dan marah kepada Kadisdukcapil sampai mengeluarkan bahasa kasar dan mencacimaki kepada Bonar Butar-butar sang Kadis pembawa mobil ugal-ugalan yang memang tidak ada Santun Berbudaya dan SementarA Dia (kadis) yang Hidup Di tengah-tengah masyarakat kurang menghormati satu Sama lain, dan nampak arogansi dan kesombongan seorang Pejabat disengaja.

Ditambahkan Ramadhan Sitorus sambil menunjukan sepeda motornya kepada awak media, inilah akibat Bupati Darwin Siagian salah pilih orang bisa malapetaka.

P Sibuea warga Naga Timbul yang datang Mengadu ke kantor Sekretariat Laskar Merah Putih Toba Samosir, mengatakan bahwa memang otaknya Kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Toba Samosir tidak Ada. Masa Mobil gardan 4 yang dia pakai melaju sangat kencang, padahal dia tau di kampungnya lagi ada Pesta, bukannya turun dan membuka mobilnya, malah semakin di gasnya kedepan, sehingga kendaraan lain di depannya ikut ditabraknya, red.

Saya meminta Dengan tegas kepada Bapak Bonar Butar-butar agar bertanggung Jawab. Jangan angkuh dan Kesombongan kau Pakai, ini tanah adat tanah budaya Batak Pak, ujar P Sibuea didampingi Sianipar warga desa Sihiong pun meminta agar Pak Kadis Dukcapil Tobasa membayar segala kerusakan dan kerugian kendaraan motornya karena di Tabrak dengan unsur kesengajaan di siang hari dan di saat kami sedang melakukan Pesta Adat. di tambahkan salah seorang Putra Daerah setempat Mengatakan kalau bukan adanya pesta adat ini, beliau (Bonar Butar-butar) sudah habis, udah dia yang nabrak motor, kabur pula Tanpa meminta maaf, tegas Butar-butar yang enggan namanya disebutkan.

Kami Meminta agar Kadis Dukcapil Toba Samosir bertanggung jawab atas perilakunya dan meminta maaf kepada kam,i sebelum kami laporkan kepada Bupati dan pihak Kepolisian Toba Samosir, karena tindakan dan kelakuan Bonar Butar-butar Mengendarai Mobil sudah tidak wajar hingga merugikan banyak orang yang berpesta, tidak menjungjung tinggi budaya dan adat Batak.

Saya berharap Bapak Bupati Toba Samosir mencopot Bonar Butar-butar ke Papua karena tidak cocok dengan alam budaya Batak, Tegas Butar-butar Minggu(10/11/2019). (JM)

Leave a Reply

redesained by j@uhar | Newsphere by AF themes.