Wed. Sep 30th, 2020

Naratama Online

Cepat, Tepat dan Tuntas

Penggusuran 128 Kios Pedagang di Pasar Induk Jodoh Ricuh

1 min read
batam

foto: inewsTV

BATAM – Penggusuran pedagang Pasar Induk Jodoh, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (30/10/2019) ricuh. Puluhan pedagang yang menolak digusur menghadang petugas dengan membentuk blokade pagar betis.

Sempat terjadi aksi saling dorong antara petugas dan warga. Meski demikian, penggusuran yang sempat tertunda akhirnya bisa berlangsung.

Puluhan pedagang Pasar Induk Jodoh menghadang tim terpadu saat hendak melakukan penggusuran di kios. Saat tim terpadu yang terdiri dari Satpol PP, Ditpam, TNI dan Polri ini berusaha masuk langsung dihadang warga.

Tim terpadu sempat menunda penggusuran akibat penghadangan tersebut. Namun setelah dilakukan negosiasi, akhirnya petugas yang membawa empat alat berat bisa masuk ke lokasi Pasar Induk Jodoh dan melakukan penggusuran.

Meski sudah ada surat pemberitahuan, namun banyak para pedagang yang belum memindahkan barang dagangannya dari kios kios tersebut.

Isak tangispun sempat mewarnai penggusuran tersebut. Cristina, salah seorang pedagang buah sempat memohon pada petugas agar diberi waktu untuk memindahkan barang dagangannya.

Namun petugas tetap memindahkan dagangan Cristina dan merobohkan kios yang sudah dihuninya sejak belasan tahun lalu.

Kabag Ops Polresta Barelang, Kompol Arya Tessa Brahmana mengatakan, sebanyak 128 kios tersebut sudah mengalami penundaan penggusuran sejak beberapa waktu lalu.

“Untuk pengamanan, sebanyak 1.000 personel dari TNI/Polri, Satpol PP dan Ditpam diturunkan,” katanya, Rabu (30/10/2019).

Penggusuran Pasar Induk Jodoh dilakukan karena di lokasi tersebut akan segera dibangun pasar modern. (g)

sumber: sindonews

Leave a Reply

redesained by j@uhar | Newsphere by AF themes.