Wed. Sep 30th, 2020

Naratama Online

Cepat, Tepat dan Tuntas

DAK SDN 178222 Ambar Halim di Pertanyakan Ormas Laskar Merah Putih

2 min read

Tobasa, naratamaonline

Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2019 yang diperuntukan bagi Rehabilitasi ruang Kelas dengan tingkat kerusakan sedang ditambah perabotnya serta Pembangunan Toilet (Jamban) plus Sanitasinya yang berlokasi di SDN 178222 Ambar Halim Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kabupaten Tobasa menjadi sorotan Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Tobasa beserta LSM SAMPAN RI, pasalnya menurut Ketua Harian LMP Kabupaten Toba Samosir Harry Manurung Kamis (31-10-2019).

Mengatakan kepada rekan media bahwa dari 35 Paket Dana DAK 2019 baru ini dirinya melihat di papan informasi proyek tertempel Logo Kejaksaan Negeri Balige dengan bertulisan proyek ini dalam Pengawalan dan Pengamanan TP4D KEJAKSAAN NEGERI BALIGE. Sementara dari hasil Investigasi di Lapangan bahwa pengawalan dan pengawasan dari TP4D Tidak ada sama sekali, ini terlihat dari tidak adanya tukang yang bekerja, sehingga pekerjaan terkesan asal-asalan dan tanpa pengawasan tegas Harry Manurung.

Ditambah, bahwa Kusen pintu dan Jendela – jendelapun tidak ada yang diganti, begitu pun dengan Pembangunan toilet/Jamban beserta Sanitasinya.

Menurut Harry kepada Media bahwa papan informasi proyek DAK yang di tempel stiker berlogo Kejaksaan Negeri Balige hanyalah sebagai simbol atau tameng saja, saat tim menanyakan ke kantor Guru dimana Ibu Kepsek Boru Napitupulu mereka menjawab lagi keluar, Bendahara dana DAK Ibu Boru Nainggolan saat di tanyakan naratama.online tentang pembangunan rehabilitasi ruang kelas dan toilet dengan Papan Informasi yang disertai stiker Berlogo dalam Pengawasan Kejaksaan Negeri Balige, Ibu bendahara mengatakan bahwa benar datang beberapa orang dari Kejaksaan ke sekolah kami Namun itu tidak diketahui oleh kami, karena hanya ibu kepala Sekolah beserta team TP4D yang ada di ruangan Guru ini, sebab kami mengajar di ruang kelas, ujarnya Kamis (31/10).

Gondrong Pasaribu salah seorang aktifis LSM di Toba Samosir mengatakan bahwa pihaknya mensinyalir ada pembagian Paket dana DAK 2019 Dari Kepala Dinas Pendidikan Toba Samosir kepada team TP4D KEJAKSAAN NEGERI TOBA SAMOSIR, tegas Gondrong Pasaribu Kepada Rekan rekan Media, di tambahkan oleh Gondrong Pasaribu bahwa para Jaksa di Indonesia ini agaknya mendapatkan tugas baru, kini para Jaksa tidak hanya berkonsentrasi terhadap kasus utama di bidang Yudisial, namun mereka juga kini dilibatkan secara Langsung dalam Pelaksanaan sebuah proyek dan tugas mereka sekarang menjadi Centeng/Penjaga atau pengamanan berbagai Proyek Pembangunan, paparnya.

Richard Napitupulu Ampi Porsea saat ditanyakan tentang TP4D mengatakan bahwa TP4D sangat perlu di evaluasi kinerjanya secara menyeluruh karena diduga berkolaborasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba serta Kepala Sekolah, tegasnya. (JM)

Leave a Reply

redesained by j@uhar | Newsphere by AF themes.